Inwinov Jateng News - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bersiap memenuhi target UMKM transformasi digital, Koperasi Modern berbasis digital hingga basis data tunggal UMKM, yang diamanatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mencapai 20 juta UMKM Transformasi Digital dan 250 Koperasi Modern tahun ini.
Untuk itu, KemenKopUKM menggelar Rapat Koordinasi (Rakornas) Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM Tahun 2022 yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (28-30 Maret 2022) di Gedung Smesco, Jakarta.
Dalam pembukaan secara resmi Rakornas hari ini oleh Presiden Jokowi ditegaskan, sepanjang pandemi Covid-19 selama dua tahun berlangsung, sebanyak 17,5 juta UMKM sudah masuk dalam ekosistem digital. Namun jumlah ini dinilai belum cukup dan harus terus ditingkatkan.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya basis data tunggal dalam upaya pengembangan UMKM yang berkelanjutan sehingga pendataan tunggal yang komprehensif dan akurat harus terus ditingkatkan.
Direktur Inkubator Wirausaha Inovasi (INWINOV), yang hadir secara virtual melalui Zoom Meeting menyampaikan ekositem kewirausahaan nasional melalui pemanfaatan teknologi tranformasi digital koperasi umkm ( KUMKM ) perlu kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
UKM dapat menjadi garda terdepan dalam pencapaian pilar ekonomi SDGs dengan penciptaan lapangan kerja, penciptaan kondisi kerja yang layak, inovasi bisnis, adaptasi dan mitigasi dampak negatif ekonomi, sosial dan lingkungan pada operasi bisnis untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Untuk mencapai itu, maka aksi kolektif berbagai sektor sangat dibutuhkan mendukung kebangkitan UKM. Dalam hal ini, sektor bisnis mempunyai kemampuan untuk mencari solusi melalui teknologi dan inovasi.
Inkubator Wirausaha Inovasi (INWINOV) terus berupaya dalam penguatan UKM tersebut perlu dilakukan dari berbagai aspek, yaitu: kualitas sumber daya manusia (SDM), manajemen, sistem, maupun sarana prasarananya, sehingga terbangun pengusaha pemula berbasis teknologi yang memiliki jiwa kewirausahaan kuat, professional, terampil, mandiri, berdaya saing tinggi, serta memiliki ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi.
Acara Rakornas tersebut dilanjutkan dengan Zoom Meeting yang dibagi kedalam 2 Grup. Working Grup 1 dengan tema "Digitalisasi KUMKM Menuju Ekonomi Digital" dengan Narasumber M. Rudy Salahudin, Deputi Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan & UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Roadmap Digitalisasi UMKM Menuju 30 juta Target UMKM Onboard Digital), : Ilham A. Habibie, Co Founder PT Orbit Ventura Inovasi (OVI) (Metode dan Best Practice), Peter Shearer, CEO Wahyoo (Success Story Dalam Sasar Kelompok Strategis/Prioritas UMI).
Working Grup 2 dengan tema "KUMKM Digital Next & Beyond" dengan Narasumber Wishnutama Kusubandio, Komisaris Utama Telkomsel (Potensi dan Peluang Future Jobs Lost & Creation, Skills Needed Related to Digital economy) dan Adrian Zakhary, CEO PT VisuaIogy Teknologi Zakhary (Inisiatif dan Potensi Web3, Blockchain, NFT, Metaverse).
Telah dibaca 403
Bagikan ke sosial media :