Inwinov Jateng News - Pandemi yang terjadi saat ini mempengaruhi keberlangsungan usaha di beberapa sektor industri. Disaat banyak perusahaan yang terpaksa gulung tikar, perusahaan rintisan (startup) dibawah pembinaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini justru dapat bertahan dimasa Pandemi.
Dengan kegiatan SII ini merupakan dukungan pemerintah melalui pendanaan dilakukan dengan tujuan meningkatkan komersialisasi hasil-hasil inovasi yang memiliki tingkat kesiapan teknologi yang telah matang. Produk inovasi yang didanai difokuskan pada produk yang telah berada pada tingkat kesiapan teknologi (TKT) 8. Program pendanaan inkubasi untuk perusahaan pemula ini diharapkan mampu menjembatani para perusahaan pemula untuk dapat masuk ke pasar secara optimal.
Oleh karena itu perlu Monitoring dan Evaluasi serta Pemeriksaan target capaian dan pelaporan keuangan atau penggunaan dana oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat pada tenant CV. Rumah Mocaf Kabupaten Banjarnegara dalam program Startup Inovasi Indonesia (SII) Tahun 2021 dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) agar program tersebut dapat berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Tim BPK dihadiri oleh 3 orang perwakilan dan disambut secara langsung oleh Direktur Inwinov Jateng Agung Koenmarjono, SH beserta Para Manager dan Tim Pendamping. Masukan dari TIM BPK akan menjadi bahan evaluasi serta pengembangan produk kedepan agar produk tersebut dapat berkembang dan memiliki pangsa pasar yang luar.
Telah dibaca 374
Bagikan ke sosial media :